Minggu, 26 Januari 2014

Abstrak

Assalamu'alaikum wr. wb.

(saya harus menarik napas panjang lalu mengeluarkan karbon dioksida pelan-pelan untuk menulis ini)

Kadang saya ngerasa aneh, lucu
saya bisa tiba-tiba senang tanpa alasan yang jelas lalu beberapa detik atau menit berikutnya langsung badmood seketika tanpa kompromi *gak ngerti banget*. serasa labil sekali atau sebenarnya lebih kedengaran moody dan sungguh membosankan, apalagi jika ini terjadi berulang-ulang

apa perempuan memang serumit ini ? ketika rasa menjadi sesuatu yang dominan ketimbang logika, membuat jiwa lebih terasa terombang-ambing ketimbang santai

entah..
sedewasa apapun kita. saya rasa tiap manusia punya kadar labilnya masing-masing, dan saya sudah cukup pandai untuk mengacuhkan ke-labil-an ini, membuatnya sedikit santai dan memberanikan diri untuk belajar memahami perjalanan hidup yang tak pernah semakin mudah tapi -SayA- yang harusnya semakin "kuat"

Sabtu, 25 Januari 2014

Keep spirit !

Assalamu'alaikum ~


" Ada 2 kemudahan setelah 1 kesulitan " - from the holy qur'an

# Ps : mungkin suatu saat postingan ini akan direvisi tapi bisa juga tidak, yang jelas kali ini sedang tidak ingin menulis banyak 

- Jelata -

Jumat, 24 Januari 2014

Leave for life

Bismillah,,

Assalamu'alaikum wr. wb.


anggaplah ini blog baru saya, walaupun sebenarnya ini bukan blog pertama saya. blog saya yang terdahulu sudah terhapus dan jejaknya sudah hilang (tak bersisa). saya memang tak mengizinkan apapun tersisa dari blog itu.. (-^_^-)v go go move on !! hha

jangan pernah tanya mengapa, karena saya pun kadang kesulitan menjawab pertanyaan itu pada diri saya sendiri. rasanya saya sudah kehabisan kata untuk menjabarkan berbagai alasan. tapi itulah keputusan saya, cukup pikiran saya saja yang menyimpan apik semua hal yang pernah terjadi dan tertulis di blog saya terdahulu, tak perlu dunia virtual ini juga ikut memberatkan diri menyimpan semua file-file tulisan usang saya.

kau tau kawan, ada beberapa kejadian dalam hidup yang entah sampai kapan sulit sekali membuat kita terbiasa dengan kehadiran memori itu, seberapapun usaha kita untuk membiasakan diri. itulah yang saya alami. ketika saya merasa begitu jatuh saya seringkali mengingat satu kalimat ini "ayolah, Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk hidupmu"

lalu saya menghapus sisa kenangan itu sebagai cara lain ? tidak, saya hanya tak ingin lagi melemah cuma karena saya masih terbebani dengan adanya sisa-sisa kenangan. saya memang salah, harusnya saya tak perlu repot menuliskannya halaman demi halaman yang pada akhirnya saya justru merasa terlemahkan dengan adanya tulisan-tulisan itu

Dulu.. saya ingin sekali membuktikan kalau saya kuat, saya selalu berfikir bahwa suatu saat semua tulisan itu akan membuat saya tertawa dan ketika itu terjadi saya hanya merasakan bahagia telah melewatinya. tapi nyatanya hal itu tak semudah yang saya bayangkan (ini bukan pernyataan menyerah. bukan). saya tau, bagaimanapun juga saya menghapus jejak kejadian itu saya akan tetap bisa mengingat dengan detail dalam pikiran saya, jadi sebenarnya tak akan berpengaruh banyak ketika semua tulisan dalam blog saya terdahulu dihapus

sekarang saya sadar, menunjukkan kalau diri kita kuat bukan dengan membiarkan hal yang menyakiti kita tetap berada di sisi kita, ini sungguh hal konyol. tapi kuat itu berarti membiarkan mereka lepas terbawa angin dan mempersilahkan yang terbaik datang ke kehidupan kita. Allah selalu punya rahasia atas setiap kejadian yang menghampiri tiap hambaNya dan selalu menyiapkan hal yang lebih baik bagi orang-orang yang ikhlas

kali ini saya hanya ingin menyimpan semuanya bersama Allah saja. *kedengaran romantis sekali bukan*

nanti ketika saya sudah merasa lebih baik-baik saja, saya juga bisa sesuka hati dan kapanpun ingin membuka kotak kenangan hitam itu, dan saat itu terjadi saya juga bisa tersenyum bebas seperti yang saya inginkan. semua hanya perlu waktu. dan saya mungkin memang harus bersabar untuk waktu yang sedikit lebih lama untuk hidup saya yang lebih baik



- Jelata -
 
© Copyright 2035 Fields of Hope
Theme by Yusuf Fikri