Selasa, 30 Desember 2014

Arigatou :')

Baiknya kamu, membantuku terbang tanpa menghidupkan sisi ke-AKU-an ku

Entah sudah berapa ribu percakapan yang terjadi antara kita sejak 2 tahun yang lalu, aku bahkan sempat berencana untuk tidak menghapus satupun message darimu sampai akhirnya ponselku cemburu dan ngambek (bacanya: ERROR) yang membuatku terpaksa memutuskan untuk menghapus percakapan kita yang lalu, telak sekali aku mengistimewakanmu di antara pengirim message lainnya yang dengan mudah aku delete

sesekali aku takut atas tindakanku yang kadang mengirim message tiba-tiba padamu, tapi kamu bersikap seperti biasanya dengan "ramah sekali" meladeni message ku yang kadang membuatmu pusing dengan segala percakapan yang agak aneh, gak penting bahkan sesekali konyol, sebenarnya aku sangat penasaran kenapa kamu terlihat tidak apa-apa dengan message dari orang sepertiku ? hingga 2 tahun kita kenal, itu bukan waktu yang singkat kan ? kalau yang mendapat message dariku itu bukan kamu, pasti aku sudah dianggap aneh, tak akan dihiraukan lagi, atau apapun penilaian buruk lainnya

keramahan yang selama ini kau perlihatkan padaku pun bukan bentuk keramahan yang suatu saat akan siap menerkamku, aku merasa sikap itu tulus sekali, apa adanya. Kamu sama sekali tidak membuatku merasa cemas apalagi takut. kau tau.. kau sungguh berbeda dari kebanyakan lainnya 

hal yang paling tidak bisa aku lupakan adalah ketika kamu menjadi orang pertama yang dengan tegas mempercayai dan mengamini cita-citaku ketika orang-orang terdekat di sekitarku bahkan teman baikku sendiri mencoba menyuruhku berhenti atas apa yang aku citakan meskipun mungkin itu karena mereka terlalu khawatir denganku. tapi bukankah aku berhak memimpikan apapun yang ku mau ? aku sudah lebih dari pantas untuk memperjuangkan apa yang ku impikan sejauh yang ku bisa, dan ketika aku hampir jatuh, Allah mengirimmu untuk meyakinkanku bahwa suatu saat entah itu kapan aku pasti bisa menjadi apa yang ku citakan. setidaknya aku punya satu orang di dunia ini yang percaya bahwa kelak AKU BISA, yaitu kamu

juga atas hal rumit yang melalui perantaramu semuanya terselesaikan dengan baik di akhir tahun ini sehingga aku yakin bisa menjalani tahun depan dengan lebih damai, aku lega sekali dengan semua ini, benar-benar lega. kelegaan yang kau semogakan untuk terus bertahan selamanya
 
kamu, yang belakangan ini terselip namanya dalam do'aku bersama nama-nama keluargaku tercinta. kamu, yang melewati kamu selalu teralir rasa senang hanya ketika kamu tertawa. kamu, yang belakangan ini membuatku tiba-tiba beeucap di hati bahwa kamu akan jadi salah satu orang yang harus bisa kubuat bahagia. terimakasih atas segala macam hal :'). 


#p.s: by the way terkadang aku merasa aneh sekali kenapa sesuatu hal tentangmu menjadi sesuatu yang amat menarik untukku, dan sekarang ada sekitar 200 conversation di ponselku yang saat ini tak pernah ku hapus, aku tidak tau untuk apa ku simpan semuanya tapi semua percakapan itu senang sekali kubaca berulang-ulang dan seringkali ampuh untuk mengusir kebosanan yang menghinggapiku.. he, barangkali kau orang yang sangat disayang Allah sampai kau mampu menularkan ke-baik-baiksajaan-mu pada orang sepertiku

Kamis, 27 November 2014

The fire inside me

 
hai kak, saya ketemu orang mirip kamu. benar-benar mirip dan cuma satu yang membedakan. karakter kalian..

dia bilang, dia kenal saya kak tapi saya.. akan lebih logis jika dia bilang 'baru kenal'. saya gak tau harus ngomong apa, saat itu saya cuma terpikir "apa iya ? atau jangan-jangan itu kamu kak ?" saya hanya bisa menggeleng dan berkata "Tidak" dalam hati

tapi saya salah. dia kembali,

dia yang pernah mengaku kakak setelah kakak gak ada, dia yang pernah ada saat saya sedang kacau waktu kakak udah gak ada. beberapa hari yang lalu saya mencoba menyapanya sebagai seseorang yang pernah kenal, saya menanyakan kabar ibu dan nenek kakak, dia bilang beliau berdua sehat. tapi niar.. keponakan kakak yang sangat saya sukai tidak ada kabar sama sekali. saya kangen sekali sama niar kak, saya juga kangen suara mungilnya. ada apa dengan keluarga kakak ? rasanya sakit sekali saat tau keadaan keluarga kakak sedang tidak baik-baik saja, dan obrolan singkat itu.. kenapa masih membuat hati saya perih seperti tidak ingin kehilangan lagi ? siapa dia kak ??

kenapa bertemu dengannya membuat saya terlempar ke masa lalu yang tidak mengenakkan untuk diingat, membuat saya mengingat kakak dengan rasa yang sangat sakit bahkan menangis sendirian. ini "sedikit" mengganggu hati saya yang sudah pulih. but trust me, i'm stronger now. Everything is going to be alright

# p.s : ..dan buat kamu yang tiba-tiba hadir, sebenarnya aku belum cukup kuat untuk menyapamu seperti kemarin. tapi aku tau, aku tidak bisa terus-terusan menghindar, takut atau semacamnya. aku harus menghadapimu dan meyakinkan diriku bahwa aku memang benar-benar sudah lebih kuat dari sebelumnya. dan ya aku bisa !!


#2 : I'm so sorry

Assalamu'alaikum wr. wb

apa kabar ? apa kabar pula calon keluargaku disana ? semoga kamu sekeluarga baik-baik. maaf sudah sangat jarang berkirim surat, mungkin kamu sudah tahu sebabnya. maaf juga jika belakangan ini membuat perasaanmu tidak stabil lantaran selang rasa dariku yang mengalir padamu. aku memang ceroboh

aku harus mencari waktu yang tepat untuk menulis ini, kau tahu hal sesepele menulis surat saja akan jadi rumit untukku. kenapa ? karena aku ingin surat ini bernada stabil untukmu, aku tidak ingin membuat surat ini menjadi tempat keluhan yang terkirim padamu, aku harus memastikan diri bahwa aku baik-baik saja ketika menulis ini

sekarang aku juga bisa memastikan bahwa semuanya sudah selesai, semuanya sudah berjalan seperti yang memang seharusnya demikian, ini kabar baik bukan :'). lain kali aku tidak akan--sok sibuk--lagi untuk mengontrol hatiku, kali ini akan ku jaga baik-baik agar rasa itu tumbuh tinggi untuk Allah sampai akhirnya Allah menyatukan kita lalu bersama-sama kita mencintai Allah dengan sebaik-baiknya

meskipun semuanya terjadi berurutan dan membuatku kaget berkali-kali tapi aku lega, aku lega dengan semua penyelesaian yang diberikan Allah untukku, kabut dipikiranku perlahan juga menghilang, aku ingat waktu itu rasanya sudah sesak sekali

oh ya aku juga ingin memberi tahumu kalau sudah 2 pekan ini aku telah mewujudkan salah satu mimpiku untuk berbagi ilmu ke anak-anak dusun, sejak mengajar disana aku mulai berfikir bahwa ada penyelesaian yang lebih baik ketika sedang tertimpa masalah daripada curhat sana-sini, kamu mau tau ? buat orang lain bahagia maka kita akan dapat 2 bahagia, bahagia mereka dan bahagia kita. belakang aku memang jadi agak tertutup memang, entah kenapa tapi ini membuatku nyaman karena harusnya tidak perlu ada masalah yang dibagi-bagi. tapi tenang saja curhat pada Allah dan padamu adalah pengecualian kok

maaf atas ke-plin-plan-an hati yang sempat menguasai diriku, maaf atas segala rasa cemas yang secara tidak langsung bisa kau rasakan, maaf jika sebelumnya aku belum bisa menjaga hatimu, doakan aku agar tidak melakukan kesalahan yang sama :'

and now, rindu ini tidak terbagi-bagi lagi ~ jaga diri baik-baik ya disana, doaku menyertaimu :')

Senin, 15 September 2014

Gadis bom waktu


orang yang paling berbahaya di dunia ini 
adalah orang yang membekukan setumpuk hal menyakitkan 
dalam dirinya 
[Jelata]

Beberapa hari yang lalu saat break di sebuah agenda, teman baik saya bilang "kita itu sama, pandai banget nyimpan sesuatu lalu ketika sudah terlalu menumpuk dan saatnya meledak maka habislah semuanya, kayak bom waktu". saya cukup kaget mendengar kalimat yang diutarakan teman saya itu. terkadang kita susah menilai diri kita sendiri dan apa yang orang katakan seringkali menjadi cermin dari sikap kita

dalam masa-masa sulit, secara manusiawi kita memang enggan melihat ke dalam diri kita, mungkin kita justru sibuk menyalahkan siapapun dan mulai membiarkan debu masuk mengotori hati kita. saat kesal dengan seseorang saya takut sekali jika saya akan bersikap seperti itu, karena itu saya lebih suka diam. tapi saya tidak pernah sadar bahwa mendiamkan semuanya justru membuat diri saya dalam bahaya, bahkan saya seperti menelan diri saya dalam-dalam ketika saya memaksakan diri untuk menerima hal-hal menyakitkan untuk diri saya

dari sana saya belajar dan memahami sebuah ayat Al qur'an yang artinya "..Allah bersama orang-orang yang sabar..", pantaslah orang-orang yang sabar hidupnya dibersamai oleh Allah karena sabar ternyata pelajaran tingkat tinggi yang gak semua orang mampu mempertahankan kesabaran dalam dirinya untuk menghadapi hidup, orang yang mampu terus bersabar tentu adalah orang yang hebat

saya tentu tak sehebat itu, tapi saya juga ingin hidup saya dibersamai oleh Allah. saya selalu mencoba menampung segala hal yang tidak nyaman itu dan beranggapan "bisa jadi saya yang salah", ada banyak waktu yang saya lewatkan dengan bertempur dengan ego saya sendiri, tapi memang saya yang salah. saya "MAKSA-in" segala yang menyakitkan buat masuk dalam hidup saya tanpa menyertakan ikhlas di dalamnya karena itu saya sempat menjelma menjadi seorang gadis yang menyimpan sebuah bom waktu yang mengerikan

saya baru mengerti hal itu ketika saya mencoba menahan diri saya sekuat tenaga untuk tidak meledakkan bom waktu tersebut agar tidak melukai banyak orang dan lewat tangisanlah Allah menyadarkan saya bahwa sabar dan ikhlas tak pernah bisa dipisahkan, saat mencoba bersabar maka ajaklah juga diri kita untuk ikhlas dan ketika sabar dan ikhlas menyatu saat itulah saya merasa diri saya lebih damai dari sebelumnya, semoga Allah selalu menyertai hidup kita bloggest :')

ketika kejadian hidup begitu membelenggu hidup kita, begitu menyakiti kita, menangislah, jangan ragu untuk menangis dengan penuh harap kepada Allah, Tuhan kita. kita tidak akan menjadi lemah hanya karena kita menangis, justru kita akan menjadi semakin kuat ketika kita tidak meluapkan segala yang menyakitkan lewat perkataan maupun perbuatan yang akan menyakiti orang lain. karena persis seperti yang saya alami, tangisan dengan penuh harap pada Allah-lah yang membuat saya mengerti lebih banyak hal tentang hidup saya dan percayalah akan ada banyak hal yang pada akhirnya kita syukuri karena sesungguhnya Allah-lah yang paling tau apa yang terbaik bagi kita :')


Senin, 08 September 2014

Bermimpilah !!!




"Biar kau tahu, Kal, orang seperti kita tak punya apa-apa 
kecuali semangat dan mimpi-mimpi, 
dan kita akan bertempur habis-habisan 
demi mimpi-mimpi itu !! 
Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati…." 
(Arai---Sang Pemimpi)

Bagi saya kalimat itu adalah kalimat pamungkas pemompa impian yang hebat, saya merasakan diri saya ketika membaca ulang kalimat itu :')

Ada banyak sekali impian yang saya terbangkan ke langit lewat doa yang sering saya ucapkan diam-diam, kenapa saya memilih langit ? karena langit itu luas--tidak seperti kebanyakan dari kita yang suka mengkotak-kotakkan sesuatu, karena langit itu seperti ibu--tempat bintang, bulan dan awan bergantungan, karena langit itu biru--bukan warna kesukaan saya memang, tapi semenjak saya tau bahwa biru itu berarti harapan maka saya mempercayakan mimpi-mimpi saya digelantungkan di atas sana melalui tangga Do'a yang saya panjatkan pada Allah Swt. semoga Allah berkenan mewujudkannya suatu saat. aamiin :)

Akan sangat wajar ketika kita sangat lelah berjuang mewujudkan apa yang kita impikan, saya pun sesekali juga lelah karena hidup ini bukan sinetron yang bisa kita atur keadaannya, tapi memilih untuk berlama-lama berdiam diri juga bukan keputusan yang tepat, MOVE.. MOVE, waktu gak bakal nunggu kita sampe semangat lagi !! saya tau, mengaplikasikan ini gak semudah menuliskannya, tapi gak ada cara lain selain tetap berjuang dan berjuang.. kita gak bisa lama-lama diem. heii, kita dipercayain buat memimpikan hal besar looh :') *kata-kata ini juga buat diri saya sendiri*

gak kerasa, saya sudah berada di tahun terakhir kuliah saya. perlahan sebagian apa yang saya impikan selama ini mulai terwujud, tepat ketika saya mulai gerah hanya bisa bermimpi, bermimpi dan bermimpi. tapi tetap, saya harus bekerja lebih keras untuk mewujudkan apapun yang saya impikan dengan lebih baik. setahun terakhir kuliah ini saya juga mempunyai mimpi yang ingin saya wujudkan, doakan ya teman-teman semoga mimpi saya terwujud, dan semoga juga mimpi kalian. Mari mulai bertindak dengan melibatkan Allah !!

Gak ada bayaran bagi siapapun yang ingin bermimpi kan ? Bermimpilah !! :)


Kamis, 04 September 2014

Ya gini deh,



tik tok... tik tok... tik tok...

ah tidak, ini adalah bagian yang paling tidak saya suka dalam menulis. saat sebelumnya punya banyak hal yang ingin diceritakan tapi setelah melihat layar putih polos bening kinclong kok semua huruf pada bubar yaa hiks

(hening)

saya bahkan gak tau harus mulai dari mana. belakangan ini saya lagi dideketin sama yang namanya kebingungan. semua orang pasti pernah ngalamin, dimana ketika kita sedang lagi banyaknya aktivitas yang gak ada berenti-berentinya.. kita bahkan gak tau mesti ngerjain yang mana duluan. bener gak ? semakin banyak mengingat berbagai hal, maka akan membuat peluang lupa untuk beberapa hal. entah ini apa namanya hanya saja semakin banyak saya mengingat sesuatu yang harus saya kerjakan maka ada beberapa bagian pula yang saya lupakan, kadang saya teledor karena saking padetnya aktivitas. ibarat film yang gak ada iklan-iklannya, si pemain disuruh akting mulu. but it's oke.. saya nyadar kok kalo apapun yang saya lakukan sekarang sudah menjadi pilihan saya :') strong girl.. strong girl.. strong girl !!!

mungkin bLanK  ini juga bagian dari efek kesibukan saya (maksudnya kecapean), saking banyaknya kata-kata yang sebelumnya saya simpen dulu buat ntar dituangin disini, eeeh saya sampe gak nyadar kalo bisa aja hal-hal yang saya tampung ketumpahan lalu hilang. ya gini deh, jadi gak tau mesti ngomong apa

tapi satu hal, sekarang saya makin deket sama anak-anak. iya anak-anak di tempat saya mengajar, yang ketika bersama mereka saya merasa hidup saya seperti kembang gula yang gak pernah kehabisan warna :') i like that

== > Berhubung udah malem banget, mulai ngantuk dan gak tau juga mesti nulis apa lagi. saya sudahi saja menulis untuk hari ini. semoga di lain waktu gak absurd kayak gini lagi nulisnya.. aamiin



Selasa, 05 Agustus 2014

The silencer

Malam ini langit di kota saya sangat terang, meskipun bulannya tidak tersenyum lagi seperti sebelumnya (maksud saya tidak sabit lagi), malam ini bulan persis seperti saya, terlamun. untungnya di samping bulan ada banyak bintang yang berhambur, saya rasa itu cukup untuk penghibur bulan. sayapun begitu, malam ini ada satu bintang yang sekejap hadir, tidak ada yang terlalu "wah" memang, tapi sesederhana apapun cahayanya tetap berarti bagi saya

ada saat dimana kita punya keinginan yang lebih besar untuk melindungi seseorang yang asing semampu yang kita bisa daripada keinginan untuk membiarkan dia tetap menjadi bagian dari setengah hari cerita hidup kita. saat kita bahkan memastikan bahwa apa yang kita lakukan tidak akan membuatnya cidera meskipun ringan

ada satu bintang yang membuat saya utuh sebagai seorang nyctophilia, sebuah sirius yang sebenarnya. bintang yang paling terang dalam sinarnya, tapi malam ini bintang yang saya kagumi tidak seterang biasanya. iya, dia sakit. tidak parah memang, saya tau dia kuat dan akan kembali menjadi baik-bak saja. dia adalah orang yang kuat dengan caranya sendiri, idealisme yang kuat dengan segudang misterius. dia baik. satu bintang yang baik

lalu apa hubungannya kami ? kami ? now, bukan apa-apa memang. hanya sebatas  nyctophilia yang menemukan bintang paling terang di sepanjang sejarah peradaban malam. semoga lekas sembuh, bersinar yang terang lagi. kamu harus tau bahwa redupnya kamu membahayakan aku sebagai seorang nyctophilia, aku hanya ingin bilang bahwa "aku mencemaskanmu", dua kata sederhana yang bahkan tidak pernah bisa aku ucapkan karena rasa ingin melindungimu terlampau besar. semoga do'a-do'a ku bisa membuatmu menjadi kembali baik-baik saja :')

Get well soon ya :')

Sabtu, 26 Juli 2014

July's playlist


saat saya blogging eh nemu blog yang ingetin sama lagunya letto yang ini, saya cari aja liriknya dan ternyata pas banget sama kondisi saya saat ini, saya suka sekali sama kalimat "kalau kau ingin berhenti, ingat tuk memulai lagi" dalam liriknya. 

buat kamu yang masih sering jatuh, masih sering tetiba down, gak apa-apa. saya pernah baca sebuah buku yang disitu penulisnya bilang "tidak apa-apa kamu lebih lambat dari yang lain, asal kamu tidak memutuskan untuk berhenti" . Bertahan dan tetaplah kita mengusahakan yang terbaik, selama kita masih diberi kehidupan sama Allah maka saat itu juga Allah ngasih kita kesempatan untuk memperbaiki hidup kita. BERTAHAN DAN MOVE ON :).

# Letto - Sampai Nanti, Sampai Mati



kalau kau pernah takut mati, sama
kalau kau pernah patah hati, aku juga iya
dan seringkali sial datang dan pergi
tanpa permisi kepadamu suasana hati
tak peduli

kalau kau kejar mimpimu, selalu
kalau kau ingin berhenti, ingat tuk mulai lagi
tetap semangat dan teguhkan hati
di setiap hari sampai nanti, sampai mati

kadang memang cinta yang terbagi, kadang memang
seringkali mimpi tak terpenuhi, seringkali

tetap semangat dan teguhkan hati
di setiap hari sampai nanti
tetap melangkah dan keraskan hati
di setiap hari sampai, sampai mati
sampai mati

Salam Pemimpi,



Jelata

Minggu, 20 Juli 2014

The Sweetest One

ada harta berharga yang tidak punya nilai mata uang, 
sebuah harta yang jika kehilangannya 
kau pun akan kehilangan hidupmu sendiri, 
harta itulah yang kusebut keluarga 
- Jelata -

ini tentang dimana Allah mempertemukan saya dengan seorang malaikat, ini tentang dimana saya menemukan superhero yang sebenarnya, tentang dimana saya benar-benar merasa menjadi seorang Putri dari Raja dan Ratu yang baik hati dan merasa dilindungi oleh 3 orang saudara saya yang kesemuanya adalah Pangeran . love you all

hhe.. terkesan begitu sempurna sekali. sebenarnya tidak ! tidak sesempurna itu, tidak ada yang sempurna selain Tuhan bukan ? :).
-------------------------||

bagi orang seperti saya, pulang ke rumah sudah cukup mendefinisikan bahagia  - [Jelata]
saya tinggal di sebuah rumah kayu (red: bukan istana), tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil, saya lebih suka menyebutnya sederhana. di dalam rumah saya tinggal bersama 5 orang lainnya. Ayah yang biasa saya sebut Abah, ibu yang lebih suka saya panggil Mama, seorang kakak laki-laki dan dua orang adik laki-laki. Yap, saya adalah anak perempuan satu-satunya dalam keluarga
Abah adalah laki-laki yang paling menyayangiku di dunia ini. orang yang tidak henti-hentinya bersabar atas tingkahku yang tidak selalu membuat beliau senang. baik burukku abah sangat tau, tapi beliau lebih memilih tetap menyayangiku. abah bukan tipe orang yang suka mengeluh dan lebih memilih banyak melakukan, beliau pekerja keras dan suka berinovasi, terkadang juga terlihat begitu santai. tidak suka memperumit suatu masalah dan tegas sekali terhadap apa yang beliau yakini benar. tapi di balik semua itu dalam diamnya aku tau bahwa abah sangat menyayangi anak-anaknya dalam semua baik-buruknya. bagiku abah adalah laki-laki paling tulus di dunia ini
Mama, satu-satunya perempuan di dunia ini yang paling perhatian padaku. orang yang juga tidak henti-hentinya bersabar atas tingkahku yang tidak selalu membuat beliau senang. baik burukku Mama sangat tau, tapi beliau lebih memilih tetap menyayangiku. Mama adalah pencemas berat, sedikit saja anaknya pulang telat dari biasanya maka handphone anak-anaknya pasti berdering dan terdengar suara atau pesan singkat dari sebrang sana "kamu dimana nak ?" itulah Mama saya :*. Mama juga seorang ibu rumah tangga yang masakannya super sedaaap :D #pada gak kepikiran mau makan di resto deh

Kakak, seorang laki-laki yang darinya aku merasa menjadi adik yang beruntung. yap, dia adalah penjaga untuk semua adik-adiknya terlebih aku, adik perempuannya satu-satunya. dia bukan orang yang mudah ditebak, cukup pekerrja keras, misterius dan yang terpenting adalah dia kebanggan keluarga. iya, dia benar-benar kebanggan. kadang dia bersikap agak konyol dengan wajah yang tetap cool.. haha mengingat nya saja sudah membuatku tertawa

Adik, adalah seorang anak laki-laki yang terpaut 3 tahun lebih muda dari saya, seorang anak laki-laki yang tegar, penurut, pengertian, dan visioner. kehidupan kami membuat jiwanya lebih dewasa dari umurnya, dia adalah adik yang sangat care pada kakak-adiknya, banyak hal yang memang tidak sejalan antara pikiran saya dan pikirannya, sikap beranjak dewasanya memang tidak sepenuhnya tenggelam oleh jalan kehidupan kami, tentu itu sangat wajar. tapi dia tetap menjadi adik yang sangat saya banggakan, inspirasi besar untuk saya ada dalam dirinya

Dede, si bungsu di keluarga kami. anak kecil kelas 2 sd yang sangat hyperaktif, unik dan pinter :), si kecil ini adalah penyemarak dalam keluarga, sikap gak bisa diamnya kadang bikin gemes.

over all, I love my family

                                                                                                           ||......................................

kami ber-4 dibesarkan oleh tangan seorang penjahit, iya abah dan mama saya hanya seorang penjahit peci yang usahanya lebih sering kembang kempis, abah bilang jaman sekarang sudah terlalu banyak saingan, banyak orang yang sudah mengandalkan desain komputer untuk menjahit peci, sementara abah mengerjakan semuanya manual, ditambah lagi dengan harga benang dan kain yang kian naik tapi tidak bisa menaikkan harga jual peci, ini sungguh semakin menyulitkan keluarga kami, meski begitu dengan dibantu mama, abah tetap mempertahankan kualitas produksinya, saya memang punya orang tua yang HEBAT

"saya bangga dengan orang tua saya, dengan pekerjaan mereka dan semua hal tentang mereka"

kami bukan keluarga kerajaan yang hidup berkelebihan harta, kesederhanaan hidup adalah teman baik yang diberikan Allah untuk kami, teman yang membuat kami mampu mengamati, dam mempelajari hidup lebih mendalam, hal yang juga membuat kebersamaan adalah segalanya hingga kami selalu punya Alasan untuk tetap bersyukur pada Allah swt :').


Minggu, 06 Juli 2014

Relakan !!

ada rindu yang masih belum selesai, 
ada hati yang masih mengambang, 
tapi luka yang kau buat menganga lagi 
menciptakan keberanian yang besar untukku berkata. 
Relakanlah !! - Jelata

ini untuk hal yang kedua kalinya, mungkin juga lebih, untuk luka yang kesekian kalinya kau buat padaku --aku akan mundur-- apa itu kabar buruk untukmu ? atau kau merasa biasa-biasa saja ketika aku memutuskan mundur ? untuk pertanyaan seperti inipun aku tidak ingin tau lagi apa jawabanmu

sebelumnya, aku memang terlalu polos. berjuang sendiri seperti berjalan di atas air, tentu saja aku jatuh dan basah. lalu disebrang sana kamu bilang "aku tidak bisa berbuat apa-apa". bukankah kamu sebenarnya bisa membuatkan sampan kecil untukku ? untuk kita ?

parahnya, kepolosan ini ku ulangi berkali-kali, aku tidak pernah bosan mempercayaimu, berjuang untuk kita, tapi ternyata arah kita berbeda. kamu menyerah untuk mempercayai kita, menerima apa adanya hidupmu dengan hati yang lain dan mengorbankan hatimu, juga hatiku. sedangkan aku, aku berfikir bahwa soal hati, Tuhan memberi kita pilihan yang bisa kita tentukan sendiri.. berjuang untuk kehalalannya atau diabaikan dan ketika itu aku lebih memilih berjuang

untuk kesekian kalinya pula, aku ingin tetap percaya bahwa kamu memang menyayangiku. aku tetap ingin berbaiksangka untukmu, untuk apapun yang terjadi dengan kita, bahkan untuk luka yang kau buat aku tetap ingin menjadi perempuan yang baik karena mungkin disana kamu menghadapi kondisi yang serba salah

meskipun bagiku menyayangi itu dengan memperjuangkan sampai halal, tapi bagimu menyayangiku itu dengan membiarkanku tetap menjadi perempuan berharga, membiarkanku tetap menjadi seorang putri yang tidak boleh sembarang orang bisa menyentuhnya walaupun itu adalah kamu sendiri. terimakasih untuk kesediaan menjadi aktor hebat dalam pembelajaran hidup yang diberi Allah untukku

dan untuk hal yang sebenarnya terjadi, terimakasih sudah mau jujur dan menghentikan hati ini untuk berharap, aku percaya skenario Tuhan-lah yang terbaik, aku tidak akan merusak jalannya dengan bersikap kekanak-kanakan seperti dulu lagi. setidaknya saat ini aku mengetahui bahwa aku sudah cukup kuat, hanya karena "Aku Punya Allah"

I will be fine - Jelata

Senin, 30 Juni 2014

Ada kalanya !


masa lalu yang pelik akan menjadi cerita lucu ketika kembali, 
karena itu aku rasa pelik dan lucu tak berbeda jauh 
- Jelata -

ada kalanya kita berjuang sekuat tenaga untuk melupakan sesuatu, tapi ternyata melupakan adalah cara paling hebat untuk mengingat. ada begitu banyak cerita tentang kita yang sudah bisa aku abaikan, meskipun aku tidak sehebat dirimu dalam soal peng--abai--an. aku bukan orang yang mau terjebak lagi dalam masa lalu yang sama, tapi ketika masa lalu itu kembali hadir, aku hanya ingin berfikir positif bahwa saat ini Tuhan tengah mempercayaiku untuk memperbaiki kebengkokan yang pernah terjadi, meskipun terbersit dibenakku ketakutan jika akan muncul kebengkokan baru yang juga membawa luka baru

aku sungguh tidak ingin terluka lagi, (lindungi hambamu ini ya Allah)

apa mungkin tanpa sadar kamu lebih penakut daripada aku ? rasa takut itu pula yang membuatmu sulit untuk mempercayai harapan-harapan yang mengambang. kamu.. seakan-akan berfikir bahwa harapan yang mengambang bukan hal yang patut dipercayai dan diperjuangkan. aku mengerti perasaanmu, tapi tidak selayaknya kamu mengorbankan sebuah hati untuk terluka karena ketakutanmu

untukmu, kadang aku menangis tersedu-sedu. merasa patah dan tersakiti. kalau kamu sempat menghentikan perjalanan ini karena lelah, ketahuilah bahwa aku sama lelahnya denganmu. aku ingin berhenti dan menyerah mempercayai harapan-harapan yang kau anggap tak patut diperjuangkan

saat itu aku berfikir bahwa kamu benar-benar sukses membuat ku menjadi realistis, realistis yang ternyata beda tipis dengan menyerah. saat itu aku bahkan merasa kalah terhadap diriku sendiri

jika suatu saat kamu balik bertanya padaku "kenapa tidak ada tentang kita dalam tulisan-tulisanmu ?", maka apa yang kujabarkan di atas adalah hal paling logis yang bisa aku katakan untukmu

ada kalanya aku ingin melupakan dan ada kalanya aku ingin mengingat. ku rasa tentang kita cukup disimpan dalam ruang pikiran saja tanpa perlu aku jabarkan, karena menjabarkannya pun mungkin akan membuat kita saling menjudge satu sama lain


Sabtu, 28 Juni 2014

Bertahan #Kuanggap ini balasan surat darimu

Terberkatilah mereka manusia-manusia yang merdeka—siapa saja yang telah berani melangkah dari masa lalu, bahwa memang tak seharusnya kita terus menangisi apa-apa yang telah terjadi. Terberkatilah kita yang telah jauh berjalan hingga ke titik ini—titik di mana kita hanya bicara tentang hari ini dan hari esok, sementara hari-hari yang lalu hanya sesekali kita tengok untuk kita tertawakan, untuk kemudian melaju lagi jauh ke depan dengan ritme yang lebih cepat.

Kita pernah terseok, terjatuh, juga terluka hingga tak henti-hentinya berair mata. Kita pernah ceroboh melakukan hal yang bodoh, keliru, juga melakukan begitu banyak dosa sampai-sampai merasa tak layak lagi hidup di dunia. Tapi hidup adalah perjalanan, bukan? Dan di dalam perjalanan itu memang jalan tak selamanya mulus: ada jalan menurun dan menanjak di sana, ada kelokan-kelokan biasa hingga tajam, ada cabang-cabang jalan buntu yang menipu, ada godaan-godaan untuk melupakan arah tujuan yang membuat kita hanya menikmati saja semua yang tersedia, ada cacian-cacian yang memuakkan, ada juga rasa lelah yang dengan terampil kita dramatisasi untuk kita klaim ‘aku telah berusaha sekuat mungkin’ lantas kita duduk menyerah—kita pasrah seolah-seolah ketakberdayaan yang kita rasakan adalah anugerah Tuhan yang tak tertolak. Setiap perjalanan punya dinamika masing-masing, dan kabar paling baik dari semua kenyataan ini adalah bahwa kita tidak pernah sendiri.

Meski aku tak selalu di sampingmu, bukankah Tuhan begitu dekat dan selalu ada?

Jadi bertahanlah.

Percayalah bahwa beban yang kini tengah kita tanggung ada dan hanya akan ada atas izin-Nya. Percayalah bahwa bekas-bekas luka yang pernah tercipta akan membuat kita selalu sadar bahwa kita memang manusia biasa, sekaligus menjadi pengingat dan pelecut semangat kita bahwa perjuangan—apapun bentuk dan tujuannya—selalu membutuhkan pengorbanan. Yakinlah bahwa segala bentuk ketertekanan yang kini tengah menderamu, adalah cara Tuhan untuk membuatmu lebih kuat—memaksamu meangoptimalkan semua potensi yang ada karena tiap kita punya benih untuk menjadi hebat. Tiap kita punya kesempatan untuk menjadi juara.


-- *** -- 

apa yang tertulis di atas adalah tulisan dari seorang penulis dalam blog pribadinya, saya juga sudah melampirkan link blognya jika teman-teman ingin menyelam dalam dunia mayanya. saya tidak tau untuk siapa si penulis menuliskan itu semua, yang jelas bukan untuk saya :D

tapi biarkanlah saya menganggap tulisan ini adalah balasan dari surat-surat saya yang pernah ditulis untuk seseorang di masa depan saya, dan kata-kata di atas.. anggaplah seseorang dimasa depan saya yang menuliskannya

saya memang seringkali bertanya.. apakah ia juga menulis hal yang sama untuk saya, apakah dia juga memikirkan saya. sudah banyak sekali surat yang saya tulis dan inilah satu balasan surat yang akan menjawab semua surat yang saya tulis sejak dulu padanya

ketika menemukan tulisan dengan judul asli "Bertahan" dari blog seorang penulis, saya benar-benar merasa bahwa seseorang di masa depan saya memang ingin menyampaikan hal itu pada saya. sebuah surat dengan nada kasihan dan khawatir tapi ingin menguatkan saya karena percaya bahwa saya mampu, saya bisa. orang yang selalu berfikir bahwa perempuannya ini tentu akan bersikap dewasa untuk menghadapi apapun

aku yakin, kamu adalah sosok laki-laki yang memang hebat. orang yang mungkin sudah melewati lebih banyak luka daripada aku, orang yang mungkin sudah melewati banyak kekecewaan di banding aku, orang yang mungkin sudah banyak melewati tekanan lebih daripada aku

hal yang lebih itu pula yang membuatmu menjelma menjadi sosok laki-laki yang pasti sangat dicintai Allah, sosok laki-laki yang hebat, dan ketika aku berkata seperti ini kamu akan berkata "kamu berlebihan, aku bahkan terlalu biasa saja" entah dari mana aku bisa berfikir kamu akan seperti itu, mungkin sejenis intuisi atau telapati atas takdir yang memang diciptakan untuk kita

ketahuilah, bahwa aku menyayangimu lebih dari yang kamu tau, aku mencarimu sebelum kamu berfikir untuk mencariku, dan aku mencintaimu sejak aku percaya bahwa ada nama pria baik-baik yang tercantum di sebelah namaku di sebuah buku takdir milik Allah, dan aku yakin apa yang Allah berikan itu yang terbaik, kamu yang terbaik untukku nanti

dan kamu benar. Allah selalu ada bersama kita "itulah kabar paling bahagianya"

aku janji, aku akan lebih tegar dalam belajar tentang kehidupan. terimakasih untuk surat ini, terimakasih untuk pengertianmu dan kesediaan untuk menjadi pembaca terbaik dari surat-suratku. jangan khawatir, aku akan baik-baik saja pria baik :') salam untuk ayah ibu ya. selamat menunaikan ibadah puasa untukmu dan keluarga



Kamis, 12 Juni 2014

#1 : Your princess is come back

kamu :
Apa kabar ?                (kupikir kamu marah)
kemana saja ?             (kupikir kamu makin marah)
kamu baik-baik saja kan ?       (kurasa tidak, kamu.. mengkhawatirkanku)

Aku :
Aku baik,
tidak kemana-mana
fine, thanks :')

kamu :
aku senang ketika kamu bilang akan belajar menjadi "pemaaf ulung" untuk siapapun. tapi bisakah untuk tidak mencoba-coba menjadi pembohong ulung dihadapanku ? (kata-kata yang membuat 'aku' tersentak)

Aku : 
nothing to stay, just standing

kamu :
(tersenyum manis, masih sama manisnya ketika surat-surat usang terdahulu masih terkirim rutin)
bagaimanapun, kamu tetap tidak terlihat baik-baik saja. bisakah aku menjadi sumber tumpahnya ceritamu seperti biasa ? apa ada yang meragukan dariku ? (ucapmu membuat rasaku luluh)

Aku : 
Tidak ada, aku hanya terlalu takut (lalu menangis)

------**------
 
Assalamu'alaikum wr. wb.

aku tidak tau dari mana inspirasi semua percakapan di atas, kata-katanya menyeruak saja seketika. padahal kita (aku dan kamu) ketemu pun belum pernah, saling tahupun tidak, bahkan -mungkin- tak pernah saling sapa, tidak tau kamu dimana dan kamupun tidak tau di belahan bumi mana aku sekarang kan ?

aku hanya berfikir,
kamu, iya kamu. jodohku kelak
adalah seseorang yang paling bisa memahamiku dan membuatku kembali menjadi seorang perempuan yang utuh dengan bahagia

kamu, iya kamu. jodohku kelak 
adalah seseorang yang tidak pernah bosan untuk mendengarkan hal-hal yang tidak terlalu penting apapun dalam hidupku bagi orang lain

kamu, iya kamu. jodohku kelak
seseorang yang kelebihannya menutupi kekuranganku, dan lebih ku untuk membuatmu menjadi pria yang utuh dengan bahagia

yang dengan mu, aku selalu punya alasan untuk saling membagi bahagia

==>

belakangan ini aku memang dalam kodisi yang tidak terlalu baik-baik saja, sepertinya banyak yang lupa kusyukuri. aku teledor. kamu masih suka dengan perempuan ini ?. Lama sekali memang tidak menulis surat untukmu lagi, tapi jujur saja rindu untukmu selalu ada dan ketika rindu aku sering melemparnya ke langit, berharap kamu sedang melihat langit yang sedang ku titipi rindu tanpa perlu pak pos angin yang menyampaikannya seperti biasa

aku memang salah, tidak memberitahumu dulu bahwa rindu itu kusampaikan dengan cara berbeda. kamu pasti cukup menunggu lama dan berjuang sendiri disana. aku teledor, kamu masih suka dengan perempuan ini ?. aku benar-benar minta maaf

,,,untuk surat yang ku jadikan surat #1 lagi, bolehkah aku tidak banyak bercerita ? bukan, bukan karena ada yang kuragukan darimu untuk menyimpan cerita ku, aku hanya tidak ingin menjadi orang yang terlalu banyak mengeluh lalu lupa melihat sisi hidupku yang lain yang patut aku syukuri.
 
kamu berhak mendapatkan seorang istri yang kuat untuk membersamaimu menjalani hidup yang tidak selalu mudah ini, dan aku harus belajar dari sekarang agar aku bisa menjadi sandaran yang kokoh untukmu kelak

meskipun kamu, akuyakin.. kamu bukan orang yang pandai menuntut ini itu untuk jodohmu sendiri. Pria baik :') . doakan aku untuk selalu mampu menemukan bahagia di sisi sempit hidupku agar aku tidak teledor lagi untuk mensyukuri apa yang ku punya saat ini, semoga Allah selalu melindungimu dan memudahkan urusanmu. titip salam untuk bapak dan ibu disana, semoga mereka sehat selalu :)


Sabtu, 19 April 2014

Menjadi pemaaf ulung

Diabaikan, dikecewakan, diacuhkan,
tiga kata yang terlalu familiar dalam hidup saya

saya sudah terlalu sering berpapasan dengan ketiga kata itu, bahkan sampai taraf tak mau menyapa lagi. apa gunanya ? disapapun, hanya akan membuat hidup saya tambah buruk.. bukan sebaliknya

jika kamu sering merasa sendiri, maka saya juga.
bahkan disaat teman-temanmu ada disisimu dan saling melempar tawa satu sama lain. tapi ketika itu tawamu hambar, saya juga pernah mengalaminya

jika kamu merasa ada banyak orang yang tidak tulus denganmu, maka saya juga
bahkan saya seringkali dikecewakan oleh orang-orang yang dekat dengan saya sendiri

jika kamu merasa teman-temanmu "SAMA" seperti bayanganmu sendiri, yang tega meninggalkanmu ketika kamu berada di ruang gelap, maka saya juga
ada banyak ruang dalam hati saya yang disitu bahkan harus saya tempati tanpa bayangan saya sendiri

jika kamu merasa seperti daun yang jatuh dari pohon di tengah festival kembang api, maka saya juga.
yang suara jatuhnya pun tak didengar dan tak pernah dihiraukan orang lain

jika kamu merasa seperti boneka milik orang lain karena terlalu sering mengalah, maka saya juga.
seringkali menepi dan menangis sendiri di pojokan, mereka ? entah dimana

- Sepi.. Rasanya Sepii sekali 

Tapi kawan,
kita juga tidak boleh lupa.. betapa banyak orang yang akhirnya menjadi seseorang yang tak pernah dikira siapapun ketika mereka berani mencoba mengalahkan sisi gelap hidup mereka sendiri, ketika mereka mau mencoba dan terus mencoba untuk keluar dari sisi tergelap dari diri mereka sendiri

, sesederhana mengatakan kepada mereka yang lain dengan kalimat "Hai, Teman. apa kabar kalian hari ini ?" tak lupa dengan segores senyum hangat nan tulus. kita, tidak harus membalas segala bentuk kekecewaan, pengabaian dengan imbalan yang sama bukan ?



disayangi Tuhan jauh lebih baik, daripada di sayangi manusia se-dunia

Kamis, 17 April 2014

Fiksi pertama

Assalamu'alaikum


Tulisan ini akan membawakan sebuah kabar baik, kabar yang sebelumnya tak pernah saya kira ..

what's that ?

 Tulisan saya, untuk pertama kalinya di "TERIMA" sama penerbit. 


*betapa bahagianya saya*





                awalnya saya hanya merasa bosan dengan aktivitas saya yang itu-itu saja. saya juga bosan hanya selalu berencana ini dan itu termasuk menulis, akhirnya saya putuskan saja ketika itu ingin menulis dongeng untuk pertama kalinya, pikiran saya juga sudah mumet sekali dengan tugas-tugas kampus yang membludak seketika, sampai saya bingung ngerjain apa duluan, dan ternyata teman-teman saya juga mengalami hal yang sama 'gak tau apa yang harus mereka mulai duluan' :D

dongeng itu tidak selesai dengan sekali duduk saja, sempat terhenti di tengah jalan, waktu itu saya kurang yakin dengan apa yang saya tulis disamping kecapean yang luar biasa, dan juga sempat terlupakan. tapi ketika membuka netbook saya dan melihat banyaknya draft yang tak terurus saya pun mencoba untuk menyelesaikan tulisan yang sekiranya bisa saya selesaikan termasuk dongeng itu. dan Alhamdulillah bisa saya selesaikan

sayapun berinisiatif untuk mengirimkannya ke blogdongenganak.com , lebih dari satu minggu saya menunggu konfirmasi dari pihak admin lalu beberapa hari kemudian mereka mengabarkan kalau tulisan saya itu diterima dan dimuat di situs mereka :) tapi saya juga dapat koreksi yang begitu banyak dari redaksi nya , he begitulah saya masih amatiran (^_^?)

nah ini link nya Fiksi pertama :) . yang mau baca silahkan di klik yaa. -happy reading- :)

jika kalian juga suka menulis dongeng coba saja kirimkan di blogdongenganak.com. bisa nambah pengalaman dan berkontribusi untuk dongeng anak-anak indonesia tentunya ^_^





Senin, 24 Maret 2014

Mrs. Termos

Belakangan ini ada banyak kejadian yang menghampiri saya, ada banyak cerita yang sebenarnya ingin saya bagi tapi ketika saya menghampiri layar kosong, halaman kosong dalam blog saya seperti sekarang, saya justru tidak bisa menuliskan apapun, ada kata-kata yang tiba-tiba langsung lari. apa blog saya angker ?

dalam stand up comedy Bang Dika sama Bang Indro bilang kalo stand uper dilarang keras mengucapkan "Im blank" atau saya lupa, gak tau dan sejenisnya. fatal banget akibatnya, Bang Indro bilang 'termos' atau bisa dibilang *warning* . Saya rasa seorang penulis juga fatal banget kalo bilang "i don't know what should i write ?" tapi siapa yang penulis ? 

Well, 
saya memang bukan seorang penulis tapi saya adalah orang yang sangat sangat sangat menyukai menulis. sangat suka, karena begitu sukanya saya kadang menghabiskan waktu beberapa jam untuk menulis, bagi saya menulis adalah cara untuk mengenal diri saya, cara untuk bicara ke diri saya, cara untuk bertanya pada diri saya sendiri apa yang kamu inginkan ? apa yang membuatmu tak nyaman ? bahagiakah kamu ?

tapi saya juga tak jarang kebingungan dengan apa yang harus saya tulis meskiun banyak sekali kejadian yang saya alami *penulis amatiran kayak saya bakalan dimaklumin kalo bilang bingung* hihi

ada beberapa hal di dunia ini yang harus kita ingat selalu agar kelak bisa jadi bahan cerita ke suami, anak dan cucu dan menulis adalah cara mengingat yang cukup ampuh, tapi ada beberapa hal pula di dunia ini yang tidak perlu kita tulis, sesuatu yang memang harusnya hanya cukup disimpan sebagai pelajaran untuk di depan sampai batas pengingat itu selesai dan akhirnya.. terlupakan

dan bukan karena saya tidak tau apa yang harus saya tulis tapi mungkin hal itu -memang- tak harus saya tulis 


 

Selasa, 25 Februari 2014

si kumpulan kata

puisi.. satu kata yang muncul dalam pikiran ku, mereka datang dengan tiba-tiba. tapi apa yang harus kutulis ? siapa aku ? bukan seorang pujangga *jawabanteramattepat*


kamu itu kumpulan kata-kata yang sempat ku simpan, lalu ku hapus lagi. begitu juga setelahnya, rasanya.. sudah puluhan kali aku melakukan hal yang sama atas semua kata yang kamu kirimkan. kamu berbeda.

ada banyak hal yang ingin aku tanyakan padamu, tapi semuanya terhenti ketika aku menatap layar kosong untuk menuliskan pesan singkat via handphone, aku tidak bisa mengatakan apa-apa .-

dan malam ini, aku menguang lagi.. kata-katamu kembai aku kumpulkan setelah sebelumnya sempat ku hapus. kau tau ? ada 2 rasa yang ku alami ketika pesan kata darimu sampai padaku. takut dan senang, cukup 2 rasa itu yang mewakili.

sebenarnya ada banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu, tapi apa iya ? kamu bahkan satu sosok yang awan sendiri tidak bisa menggambarkannya di atas sana, apalagi aku. ini bukan soal fisikmu tapi apakah kamu memiiki jiwa sefantasi aku ? atau setidaknya mengerti ? aku hanya khawatir meskipun aku yakin kamu memang berbeda dari yang lainnya

pada akhirnya aku hanya bisa bercerita disini, tanpa kamu tau, tanpa kamu sadari.. perempuan ini menyimpan banyak cerita yang ingin sekali di dengar olehmu.

sejak mengenalmu aku baru tau bagaimana takut dan senang bisa datang berbarengan, dan ketika aku bingung kenapa aku bisa merasakan 2 rasa itu. tidak ada sepatah katapun yang bisa menjabarkan tentang hal ini, aku hanya tengah belajar membiasakan diri untuk membiarkan 2 rasa itu ada, tapi tak juga menaruh harapan pada keduanya

kamu.. kumpuan kata yang aku kumpulkan, apa kata-kataku juga kamu kumpulkan di sana ?

Minggu, 23 Februari 2014

Part I : Pemeran Figuran

Assalamu'alaikum


kepadamu,
yang sekarang entah dimana

aku tidak bisa lagi menahan diri untuk tidak mengungkapkan ini, menuliskan ini, menceritakan ini. kamu selalu menjadi tujuan atas semua kisah ini, aku ingin kamu yang tahu semuanya setelah aku bercerita pada Allah tentang semuanya, aku ingin kamu yang paling tau tentangku dibanding orang-orang yang lain, bahkan ku rasa orang laintak perlu tau, hanya kamu yang perlu tahu. kamu yang akan aku percaya atas semua kisah hidupku

pernah dengar cerita fabel tentang perlombaan lari antara si kelinci dan kura-kura ? kamu pasti tau, kisah itu terlalu familiar untuk tidak dikenali. aku bukan si kelinci yang pelari cepat nan sombong, bukan. aku juga bukan si kura-kura yang lambat tapi pekerja keras, bukan. mungkin aku lebih tepat dibilang penonton pertandingan lari antara si kura-kura dan si kelinci. iya aku hanya si penonton. bertepuk tangan, hanya ingin membuat meriah pertandingan yang ada dengan tepukan tangan yang suaranya pun tenggelam oleh suara-suara lain

dari cerita singkat yang aku sebutkan itu, apa kamu sudah bisa mengira-ngira keadaanku sekarang ? sedikit ? oke, akan aku lanjutkan

aku si penonton, tak kenal siapa si kelinci juga si kura-kura, karena itu aku juga tidak tau tepuk tanganku tadi untuk siapa, anggaplah aku pendatang baru di sebuah hutan yang melihat keramaian lalu ikut di dalamnya. aku juga tidak mengenal penghuni hutan yang lain, mereka sosok-sosok baru, tapi tidak.. akulah yang baru diantara mereka

di sela-sela perlombaan, dari bisik-bisik penonton lainnya aku mengenal bagaimana si kelinci dan si kura-kura yang tengah bertanding. seperti yang telah ku sebutkan di cerita awal, si kelinci adalah pelari cepat nan sombong sedang si kura-kura.. dia lambat tapi pekerja keras. aku bukan keduanya. tapi aku si penonton. berada di pinggir lapangan memperhatikan para pejuang, mewanti-wanti diri sendiri apakah posisiku melewati batas garis untuk para penonton melihat apakah tidak, takut sekali jika sampai tertabrak para pelari (kura-kura dan kelinci)

sudah cukupkah untuk menggambarkan keadaanku sekarang disini yang sepertinya jauh sekali darimu ? rasanya belum cuku ! baik, aku lanjutkan

di tengah riuh para penonton, aku mengamati si kelinci dan si kura-kura.. mereka benar-benar berjuang meskipun dengan karakter berbeda, tapi mereka berdua adalah pejuang. hal yang tidak ku sangka adalah ketika si kelinci memutuskan untuk istirahat sejenak, mengabaikan kura-kura yang berada jauh di belakang, lalu mataku mencari jejak-jejak si kura-kura dan betapa kagumnya aku, ketika si kelinci lelah maka kura-kura 2 kali lipat lebih lelah, ketika si kelinci akhirnya memutuskan untuk beristirahat maka harusnya si kura-kurapun juga lemas tak berdaya lagi di sana, itulah pikiranku. tapi si kura-kura ? dengan wajah lelah yang tak tertolak, dengan kaki kecilnya, dengan beban di punggung yang selalu dibawa kemana-mana tetap melangkahkan kaki dengan pasti meski rasanya tak mungkin lagi. sejengkal demi sejengkal

saat itu, aku si penonton merasa takjub. pertandingan ini adalah tantangan dari si kelinci kepada penduduk hutan, jika tak ada yang berani maka hutan akan menjadi wilayah kekuasaan si kelinci, tak ada yang berani melawan kelinci, begitupun aku.. siapa yang tak kenal dengan kecepatan larinya ? tapi si kura-kura baik hati yang tinggal di pesisir menawarkan diri untuk menerima tantangan itu. semua penghuni hutan tau bahwa nasib hutan ada di antara 2 pejuang ini, jika jatuh pada kelinci maka hutan akan diobrak-abrik seenaknya olehnya jika jatuh pada kura-kura baik hati maka semuanya akan tentram tapi siapa yang tak kenal kecepatan lari si kelinci ?

tapi setelah melihat pertandingan itu, aku berkata pada diri sendiri "lihat.. lihat si kura-kura, amati wajahnya.. dia 2 kali lipat lebih lelah dari siapapun, wajahnya lesu tak terelakkan, langkahnya gemetar tapi tak pernah gentar, hanya si kura-kura yang berani menerima tantangan si kelinci. si kura-kura bukan ingin menunjukkan pada kelinci bahwa dia hebat, tidak. dia ingin menyelamatkan hutan dari si kelinci yang sombong. mulia sekali" -- takdir baik selalu jatuh pada orang yang baik, dan pertandingan di menangkan oeh si kura-kura baik hati

aku tidak perlu menceritakan bagaimana kronologis kemenangan kura-kura atas pertandingan ini kan ? kamu pasti sudah tau. sekarang, coba kamu hilangkan cerita tentang kura-kura dan si kelinci dan biarkan cerita "aku si penonton" tetap ada. bisa menebak apa yang ku alami sekarang ? bisa !! aku yakin kamu sudah bisa menebak.

- kalau belum, akan ku beri jeda untuk tulisan ini sampai kamu bisa menebaknya :') akan ku tulis kembali sampai kamu memahami mengapa keping rinduku tiba-tiba menghampirimu dengan bertubi-tubi


 
© Copyright 2035 Fields of Hope
Theme by Yusuf Fikri