Baiknya kamu, membantuku terbang tanpa menghidupkan sisi ke-AKU-an ku
Entah sudah berapa ribu percakapan yang terjadi antara kita sejak 2 tahun yang lalu, aku bahkan sempat berencana untuk tidak menghapus satupun message darimu sampai akhirnya ponselku cemburu dan ngambek (bacanya: ERROR) yang membuatku terpaksa memutuskan untuk menghapus percakapan kita yang lalu, telak sekali aku mengistimewakanmu di antara pengirim message lainnya yang dengan mudah aku delete
sesekali aku takut atas tindakanku yang kadang mengirim message tiba-tiba padamu, tapi kamu bersikap seperti biasanya dengan "ramah sekali" meladeni message ku yang kadang membuatmu pusing dengan segala percakapan yang agak aneh, gak penting bahkan sesekali konyol, sebenarnya aku sangat penasaran kenapa kamu terlihat tidak apa-apa dengan message dari orang sepertiku ? hingga 2 tahun kita kenal, itu bukan waktu yang singkat kan ? kalau yang mendapat message dariku itu bukan kamu, pasti aku sudah dianggap aneh, tak akan dihiraukan lagi, atau apapun penilaian buruk lainnya
keramahan yang selama ini kau perlihatkan padaku pun bukan bentuk keramahan yang suatu saat akan siap menerkamku, aku merasa sikap itu tulus sekali, apa adanya. Kamu sama sekali tidak membuatku merasa cemas apalagi takut. kau tau.. kau sungguh berbeda dari kebanyakan lainnya
hal yang paling tidak bisa aku lupakan adalah ketika kamu menjadi orang pertama yang dengan tegas mempercayai dan mengamini cita-citaku ketika orang-orang terdekat di sekitarku bahkan teman baikku sendiri mencoba menyuruhku berhenti atas apa yang aku citakan meskipun mungkin itu karena mereka terlalu khawatir denganku. tapi bukankah aku berhak memimpikan apapun yang ku mau ? aku sudah lebih dari pantas untuk memperjuangkan apa yang ku impikan sejauh yang ku bisa, dan ketika aku hampir jatuh, Allah mengirimmu untuk meyakinkanku bahwa suatu saat entah itu kapan aku pasti bisa menjadi apa yang ku citakan. setidaknya aku punya satu orang di dunia ini yang percaya bahwa kelak AKU BISA, yaitu kamu
juga atas hal rumit yang melalui perantaramu semuanya terselesaikan dengan baik di akhir tahun ini sehingga aku yakin bisa menjalani tahun depan dengan lebih damai, aku lega sekali dengan semua ini, benar-benar lega. kelegaan yang kau semogakan untuk terus bertahan selamanya
kamu, yang belakangan ini terselip namanya dalam do'aku bersama nama-nama keluargaku tercinta. kamu, yang melewati kamu selalu teralir rasa senang hanya ketika kamu tertawa. kamu, yang belakangan ini membuatku tiba-tiba beeucap di hati bahwa kamu akan jadi salah satu orang yang harus bisa kubuat bahagia. terimakasih atas segala macam hal :').
#p.s: by the way terkadang aku merasa aneh sekali kenapa sesuatu hal tentangmu
menjadi sesuatu yang amat menarik untukku, dan sekarang ada sekitar 200
conversation di ponselku yang saat ini tak pernah ku hapus, aku tidak
tau untuk apa ku simpan semuanya tapi semua percakapan itu senang sekali
kubaca berulang-ulang dan seringkali ampuh untuk mengusir kebosanan
yang menghinggapiku.. he, barangkali kau orang yang sangat disayang Allah sampai kau mampu menularkan ke-baik-baiksajaan-mu pada orang sepertiku

