Minggu, 06 Juli 2014

Relakan !!

ada rindu yang masih belum selesai, 
ada hati yang masih mengambang, 
tapi luka yang kau buat menganga lagi 
menciptakan keberanian yang besar untukku berkata. 
Relakanlah !! - Jelata

ini untuk hal yang kedua kalinya, mungkin juga lebih, untuk luka yang kesekian kalinya kau buat padaku --aku akan mundur-- apa itu kabar buruk untukmu ? atau kau merasa biasa-biasa saja ketika aku memutuskan mundur ? untuk pertanyaan seperti inipun aku tidak ingin tau lagi apa jawabanmu

sebelumnya, aku memang terlalu polos. berjuang sendiri seperti berjalan di atas air, tentu saja aku jatuh dan basah. lalu disebrang sana kamu bilang "aku tidak bisa berbuat apa-apa". bukankah kamu sebenarnya bisa membuatkan sampan kecil untukku ? untuk kita ?

parahnya, kepolosan ini ku ulangi berkali-kali, aku tidak pernah bosan mempercayaimu, berjuang untuk kita, tapi ternyata arah kita berbeda. kamu menyerah untuk mempercayai kita, menerima apa adanya hidupmu dengan hati yang lain dan mengorbankan hatimu, juga hatiku. sedangkan aku, aku berfikir bahwa soal hati, Tuhan memberi kita pilihan yang bisa kita tentukan sendiri.. berjuang untuk kehalalannya atau diabaikan dan ketika itu aku lebih memilih berjuang

untuk kesekian kalinya pula, aku ingin tetap percaya bahwa kamu memang menyayangiku. aku tetap ingin berbaiksangka untukmu, untuk apapun yang terjadi dengan kita, bahkan untuk luka yang kau buat aku tetap ingin menjadi perempuan yang baik karena mungkin disana kamu menghadapi kondisi yang serba salah

meskipun bagiku menyayangi itu dengan memperjuangkan sampai halal, tapi bagimu menyayangiku itu dengan membiarkanku tetap menjadi perempuan berharga, membiarkanku tetap menjadi seorang putri yang tidak boleh sembarang orang bisa menyentuhnya walaupun itu adalah kamu sendiri. terimakasih untuk kesediaan menjadi aktor hebat dalam pembelajaran hidup yang diberi Allah untukku

dan untuk hal yang sebenarnya terjadi, terimakasih sudah mau jujur dan menghentikan hati ini untuk berharap, aku percaya skenario Tuhan-lah yang terbaik, aku tidak akan merusak jalannya dengan bersikap kekanak-kanakan seperti dulu lagi. setidaknya saat ini aku mengetahui bahwa aku sudah cukup kuat, hanya karena "Aku Punya Allah"

I will be fine - Jelata

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 Fields of Hope
Theme by Yusuf Fikri