Minggu, 09 Februari 2014

Mengulang kisah

Assalamu'alaikum

saya ingin sekali bercerita banyak hal, banyaak sekali. bahkan sebelum membuka blog ini dan menikmati layar putih bersih yang mempersilahkan untuk menulis, saya sudah merancang-rancang hal-hal apa saja yang akan saya tuliskan

29 januari 2014

hari itu akan saya beri judul dengan "bad night" . why ? oke akan saya ceritakan.

jadi awalnya itu begini, saya dan 2 orang teman kampus saya berjanji untuk mengamati konjungsi bulan dengan venus tepat di hari itu, saya bahkan meminjam teleskop refraktor milik kak hesti untuk memfasilitasi kegiatan kami malam itu. konjungsi bulan akan terlihat sekitar pukul 04.30 pagi dan saat itu saya dan 2 teman saya memutuskan untuk menginap di sekretariat pers-ma kampus saya yang juga menjadi organisasi yang saya timbrungi. rela tidur kepanasan dan berperang dengan puluhan atau bahkan ratusan nyamuk yang siap menyerang kami. mungkin. saya akui saat itu saya kalah dengan para nyamuk, saya gak bisa tidur semaleman "suer deh" ni mata kayak mata panda. mamau juga begitu,susah tidur meskipun dia sempat tidur sebentar karena begitu lelahnya. sementara nurul tidur begitu nyenyak sekali, dia kelihatan terbiasa sekali dengan suasana sekre, nurul memang kadangsuka menginap di sekre apalagi kalau ada acara kampus sampai tinggi malam

sekitar pukul 01.30 malam, mamau bilang padaku "jam 2 kita jalan-jalan di sekitar kmapus yo, aku gak bisa tidur" . yaudah aku iyain aja, nyari angin karena saat itu udaranya panas sekali + mati lampu . naah karena mati lampu itu kami gak jadi jalan jam 2 tapi sekitar jam 3 malam.

bayangkan, jam 3 malam 2 orang perempuan jalan-jalan di kampus yang luasnya pun saya gak pernah tau. rasanya seperti diawasi oleh ribuan pohon tapi jujur saat itu kami bahkan tak punya perasaan takut seakan sudah terbiasa dengan suasana kampus. anak-anak yang nginap di sekretariat BEM pun sepertinya sudah sunyi, tak ada lagi bayangan-bayangan diri mereka di sekitar pintu, mungkin sudah tidur pikirku, nabili dan kak gaman yang tadinya main game dengan memakai volume keras pun juga sudah berhenti. hanya ada sekelebat cahaya terang dari Bank yang ada di kampus dan hei, penjaganya juga tak tidur dan terlihat sedang menuliskan sesuatu, entah itu apa atau mungkin juga beliau tertidur sambil duduk, segalanya mungkin saat itu.

kampus benar-benar. sampai langkah kaki kamipun terdengar sekali di telinga. tapi benar saja aku dan mamau tetap optimis melangkahkan kaki menuju masjid kampus. setengah perjalanan kami mendapati kejadian yang benar-benar membuat saya shock dan mamau pun ketakutan hingga kami saling berpegangan. kalian bisa menebak itu kejadian apa ? gak perlu pake ekspresi horor dulu, tenang saja 

Anjing penjaga kampus yang jumlahnya belasan bahkan mungkin 20an lebih berlarian begitu cepatnya melintas di belakang kami menuju halaman sekretariat BEM. saya benar-benar kaget waktu itu, takut jika kumpulan anjing itu berbalik arah ke saya dan mamau tapi Alhamdulillah tidak. kami urung kembali ke sekretariat yang ada di seberang sekret BEM setelah melihat anjing yang sebegitunya dan memutuskan untuk meneruskan perjalanan dengan sesekali menengok ke belakang, sambil berdo'a kepada Allah agar kami dilindungi

kami memang punya tujuan mengapa menuju ke masjid kampus, rencananya kami mau menuggu waktu shubuh di masjid tapi ternyata pagar di shuffah masjid terkunci hingga kami tidak bisa masuk ke dalamnya. ya sudah saya membasuh muka saja di tempat wudhu wanita di samping masjid, sementara mamau menuju kamar kecil (WC). tempat wudhunya tertutup dan cukup luas hingga kami bisa bersantai sebentar disana. setelah selesai kamipun ingin balik lagi ke sekretariat. Tapi tiba-tiba, . .

oke.. ini lah yang membuat saya memberi judul bad night untuk malam itu. kami tidak bisa kembali ke sekretariat karena ada anjing yang mengawasi di samping sekretariat, sebenarnya anjing-anjing itu jinak bahkan di siang hari mereka takut sekali pada manusia, tapi ketika malam itu saya dan mamau melihat mereka seperti anjing pemburu yang siap menerkam, takut sekali waktu itu, aku yakin mereka bisa mengenal siapa warga kampus dan siapa penyusup tapi tetap saja waktu itu kami takut sekali meneruskan perjalanan kembali, takut dikira penyusup. kamipun kembali ke tempat wudhu masjid dan segera menutup pintunya seraya ngos-ngosan, saat menengok keluar ada seekor anjing yang mengikuti jejak kami sebelumnya. benar-benar pas, mamau sempat berfikir kalau anjing itu mencari kami. menakutkan sekali dan saat itu saya bersama mamau terkurung selama kurang lebih satu jam di tempat itu sampai adzan shubuh tiba ~

begitulah cerita saya di malam 29 januari 2014, dan kabar baiknya setelah sholat saya dan mamau bisa melihat konjungsi bulan sabit dengan venus ^_^ Alhamdulillah. setidaknya target tercapai malam itu, 

*sbenarnya ada lagi yang ingin saya ceritakan, nanti akan saya revisi lagi postingan ini dengan foto pengamatan kami juga :) dan kejadian-kejadian lain. suatu saat kisah ini akan membuat saya tertawa :) 






0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 Fields of Hope
Theme by Yusuf Fikri