orang yang paling berbahaya di dunia ini
adalah orang yang membekukan setumpuk hal menyakitkan
dalam dirinya
[Jelata]
Beberapa hari yang lalu saat break di sebuah agenda, teman baik saya bilang "kita itu sama, pandai banget nyimpan sesuatu lalu ketika sudah terlalu menumpuk dan saatnya meledak maka habislah semuanya, kayak bom waktu". saya cukup kaget mendengar kalimat yang diutarakan teman saya itu. terkadang kita susah menilai diri kita sendiri dan apa yang orang katakan seringkali menjadi cermin dari sikap kita
dalam masa-masa sulit, secara manusiawi kita memang enggan melihat ke dalam diri kita, mungkin kita justru sibuk menyalahkan siapapun dan mulai membiarkan debu masuk mengotori hati kita. saat kesal dengan seseorang saya takut sekali jika saya akan bersikap seperti itu, karena itu saya lebih suka diam. tapi saya tidak pernah sadar bahwa mendiamkan semuanya justru membuat diri saya dalam bahaya, bahkan saya seperti menelan diri saya dalam-dalam ketika saya memaksakan diri untuk menerima hal-hal menyakitkan untuk diri saya
dari sana saya belajar dan memahami sebuah ayat Al qur'an yang artinya "..Allah bersama orang-orang yang sabar..", pantaslah orang-orang yang sabar hidupnya dibersamai oleh Allah karena sabar ternyata pelajaran tingkat tinggi yang gak semua orang mampu mempertahankan kesabaran dalam dirinya untuk menghadapi hidup, orang yang mampu terus bersabar tentu adalah orang yang hebat
saya tentu tak sehebat itu, tapi saya juga ingin hidup saya dibersamai oleh Allah. saya selalu mencoba menampung segala hal yang tidak nyaman itu dan beranggapan "bisa jadi saya yang salah", ada banyak waktu yang saya lewatkan dengan bertempur dengan ego saya sendiri, tapi memang saya yang salah. saya "MAKSA-in" segala yang menyakitkan buat masuk dalam hidup saya tanpa menyertakan ikhlas di dalamnya karena itu saya sempat menjelma menjadi seorang gadis yang menyimpan sebuah bom waktu yang mengerikan
saya baru mengerti hal itu ketika saya mencoba menahan diri saya sekuat tenaga untuk tidak meledakkan bom waktu tersebut agar tidak melukai banyak orang dan lewat tangisanlah Allah menyadarkan saya bahwa sabar dan ikhlas tak pernah bisa dipisahkan, saat mencoba bersabar maka ajaklah juga diri kita untuk ikhlas dan ketika sabar dan ikhlas menyatu saat itulah saya merasa diri saya lebih damai dari sebelumnya, semoga Allah selalu menyertai hidup kita bloggest :')
ketika kejadian hidup begitu membelenggu hidup kita, begitu menyakiti kita, menangislah, jangan ragu untuk menangis dengan penuh harap kepada Allah, Tuhan kita. kita tidak akan menjadi lemah hanya karena kita menangis, justru kita akan menjadi semakin kuat ketika kita tidak meluapkan segala yang menyakitkan lewat perkataan maupun perbuatan yang akan menyakiti orang lain. karena persis seperti yang saya alami, tangisan dengan penuh harap pada Allah-lah yang membuat saya mengerti lebih banyak hal tentang hidup saya dan percayalah akan ada banyak hal yang pada akhirnya kita syukuri karena sesungguhnya Allah-lah yang paling tau apa yang terbaik bagi kita :')



3 komentar:
Kak izin screenshoot ya??
Kak izin screenshoot buat dp yaa postinganya kereeen banget :-) mungkin ini juga sebagai solusi untuk masalahku. Makasih kakak :-D
silahkan putri ^^ semoga bermanfaat ya. trimakasih kembali
Posting Komentar